Home Forum Penulisan Ilmiah Hindari 7 Kesalahan Ini Ketika Melakukan Riset Pemasaran

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  asepx 10 bulan, 3 minggu yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #2532

    asepx
    Peserta

    Baik waktu akan mengawali usaha atau ingin meningkatkan usaha, analisa pemasaran adalah langkah pertama yang perlu untuk dikerjakan. Analisa pemasaran adalah usaha usaha cari data atau info mengenai sasaran, taktik, efek serta segalanya yang terkait dengan pemasaran. Dengan lakukan analisa pemasaran, pemilik usaha akan temukan ceruk tersembunyi untuk mengenali makin banyak kesempatan usaha.

    Lewat analisa pemasaran, Anda dapat mengerti kompetitor dan mengenali trend yang mengubah penjualan serta profitabilitas. Jika Anda lakukan analisa pemasaran secara benar, Anda akan memperoleh data penting yang bermanfaat untuk perkembangan usaha. Tetapi kadang penerapan analisa pemasaran tidak lepas dari kekeliruan, hingga mengakibatkan data yang didapat tidak valid. Baca kekeliruan yang sering berlangsung saat lakukan analisa pemasaran di bawah ini, supaya Anda dapat menghindarinya.

    Bob Kaden, ahli analisa pemasaran serta penulis “Guerrilla kamera digital Marketing Research” mengatakan jika rintangan pemilik usaha kecil dalam lakukan analisa ialah ongkos yang cukup banyak. Pemikiran semacam ini yang pada akhirnya mengubur dalam-dalam gagasan untuk lakukan analisa pemasaran. Diluar itu, permasalahan yang lain adalah keluarkan banyak ongkos untuk sewa instansi analisa yang menjanjikan akan memberi semua data yanng diperlukan.

    Walau sebenarnya bila Anda menyisihkan waktu serta memiliki ketertarikan untuk pelajari pasar, Anda bisa lakukan analisa sendiri dengan ongkos yang relatif dapat dijangkau. Analisa ini juga bisa saja lebih efisien. Sebab Anda bisa lihat sendiri bagaimana responden memberi respon atas semua pertanyaan Anda. Saat pilih untuk memakai instansi analisa, sisihkan sedikit waktu untuk cari instansi yang cukup dapat dijangkau. Bila Anda lebih sabar, tidak tutup peluang akan temukan instansi analisa dengan penawaran paling baik serta hasil yang bermutu.
    Belum Memiliki Arah Jelas

    Satu usaha sebaiknya tahu arah dilakukan analisa pemasaran. Dengan tahu hal fundamen itu Anda akan tahu aksi apa yang penting dikerjakan serta pertanyaan apa yang akan diserahkan untuk kumpulkan data atau info yang terkait. Dari arah, Anda dapat memastikan siapa orang yang pas untuk jadikan responden. Bila Anda lakukan analisa pada responden yang tidak pas, karena itu semua analisa Anda juga dapat salah. Oleh karenanya, seharusnya yakinkan untuk mendeskripsikan arah Anda semenjak awal.
    Memercayakan Sedikit Data

    Data yang sebaiknya Anda temukan dari analisa terbagi dalam dua bentuk, yaitu primer serta sekunder. Data primer ialah data yang didapat langsung dari lapangan. Pemungutan data ini umumnya dikerjakan dengan pemantauan, focus grup discussion atau survey. Sesaat data sekunder ialah data yang didapat dari studi yang diterbitkan, misalnya buku, artikel, jurnal dan lain-lain.

    Satukan ke-2 tipe data barusan supaya memperoleh info yang optimal. Sebab bila satu tipe data saja umumnya kurang untuk memperoleh deskripsi biasa atas masalaha yang sedang ditemui. Data sekunder akan menolong Anda untuk merangkum permasalahan, membuat arah analisa lebih jelas, jadi rujukan pertanyaan dan lain-lain. Pakai data sekunder ini untuk memperoleh sebanyak-banyaknya info mengenai calon customer, pasar dan pesaing Anda.

    Angka serta grafik bisa jadi referensi bagaimana dinamika keperluan customer sekarang. Tetapi jangan begitu terlalu fokus pada angka serta grafik. Pakai data kualitatif yang didapat lewat interviu atau narasi dari responden Anda. Dengan dengarkan keterangan dari responden, Anda akan temukan banyak bukti tentang apa yang mereka perlukan sebenarnya.

    Orang paling dekat seperti keluarga atau rekan menjadi faksi yang paling siap bila diminta pertolongan, terhitung jadi responden analisa pemasaran. Tetapi pilih orang paling dekat untuk jadikan responden sesuatu kekeliruan dalam analisa pemasaran. Karena orang paling dekat umumnya ingin jaga perasaan Anda.

    Hingga mereka condong menjawab pertanyaan analisa dengan pengakuan dari bagian lebih baiknya saja. Anda butuh cari serta bicara dengan konsumen setia Anda sebenarnya mengenai kekurangan serta kelebihan dari penawaran Anda. Mintalah keluarga serta rekan jadi pemberi suport, bukan jadi responden analisa pemasaran.

    Supaya memperoleh data betul-betul diperlukan, jangan buat jadi anggapan pribadi jadi hasil mutlak. Ini sering dikerjakan supaya usaha yang digerakkan bisa sesuai kemauan atau memberikan keyakinan diri jika usaha akan berjalan dengan lancar. Namun, fakta tidak selamanya sesuai apa yang kita kehendaki. Berhati-hatilah dalam membuat pertanyaan serta lakukan analisa. Cari pilihan yang makin banyak dalam menerjemahkan serta pahami arti dari keterangan responden. Upayakan tidak untuk mengutamakan anggapan sendiri dalam kumpulkan serta memproses data primer atau sekunder.
    Tidak Menghormati Waktu Responden

    Anda kemungkinan memandang analisa Anda penting serta minta beberapa orang untuk memberi waktu mereka tanpa ada mengerti jika waktu mereka juga sama berharganya. Dalam analisa, hal penting yang perlu dilihat ialah kesetimbangan. Ini bukan sekedar berlaku buat data yang diambil dan juga sikap pada responden.

    Salah satunya fakta penting satu analisa terima tingkat tanggapan yang rendah ialah sebab analisa itu memandang waktu responden dengan tidak adil. Responden memberikan waktu pada Anda serta Anda juga harus memberi kompensasi atas saat itu. Beri kompensasi dengan adil serta Anda akan terima data yang bermutu dan tingkat tanggapan yang tambah tinggi.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.